Melanggan Melalui Email PERCUMA

Jika anda tidak mahu ketinggalan post di blog ini, anda boleh melanggan terus ke mailbox email anda; dan saya berjanji tidak akan berkongsi, menukar, menjual atau mendedahkan alamat email anda dalam apa jua cara sekalipun.

Enter your email address:

Delivered

Showing posts with label Cerita Seram. Show all posts
Showing posts with label Cerita Seram. Show all posts

Nenek Dipaksa Buat Seks Oral

Thursday, January 9, 2014 · 0 Puteri amani

IPOH – Seorang nenek trauma dipaksa melakukan seks oral terhadap seorang lelaki dalam satu kejadian samun di sebuah kebun sayur di Bercham, hari ini.


Dalam kejadian kira-kira jam 11.30 pagi itu, mangsa berusia 74 tahun bersendirian melakukan rutin harian memeriksa sayur-sayur ditanamnya.

Sinar Harian difahamkan, seorang lelaki berusia 20-an menghampiri mangsa dari arah belakang sebelum memulas tangan dan meragut rantai leher, merampas cincin emas serta anting-anting emas yang dipakainya.



Suspek turut merampas dompet berisi wang tunai RM250 yang disimpannya dalam poket baju mangsa.uspek kemudiannya mengambil kesempatan membuka baju mangsa dan turut membuka seluarnya sebelum mengarahkan mangsa melakukan seks oral terhadapnya.


Mangsa bagaimanapun melawan dan berkeras tidak mahu melakukan aksi tidak senonoh itu.

Tindakan mangsa yang terus cuba melawan berjaya menyelamatkannya apabila suspek mengambil keputusan melarikan diri dengan mengayuh basikal milik mangsa.

Sementara itu, Ketua Polis Daerah Ipoh, Asisten Komisioner Sum Chang Keong mengesahkan kejadian itu dan disiasat mengikut Seksyen 392 Kanun Keseksaan.


sumber

Anggota Berseragam Memperkosa Gadis Amoi Tionghoa Saat Insiden Mei 1998

Tuesday, January 7, 2014 · 0 Puteri amani

Masih ada yang ingat tidak sewaktu kejadian kerusuhan anti-Tionghoa pada Mei 1998? Kira-kira di Indonesia akan ada kerusuhan anti-Tionghoa sebesar itu lagi tidak? Dimana saat itu wanita-wanita Amoi diperkosa ramai-ramai, toko kita dibakar, bahkan ada orang Tionghoa yang dibakar hidup-hidup. Bagi orang-orang Tionghoa yang awam, di benak mereka terlintas bahwa pemerkosa para Amoi tersebut adalah sekumpulan geng preman Fankui. Namun, secara fakta yang mengejutkan justru mayoritas pelaku pemerkosaan tersebut adalah sekumpulan oknum Fankui berseragam militer nasional, yang sudah terkoordinasi dalam mengeksekusi Tionghoa. Jelas sekali ini menandakan adanya keterlibatan pejabat-pejabat pemerintah Orde Baru saat itu yang memang mayoritas sangat anti-Tionghoa.

Para pengamat hak azasi manusia dan organisasi-organisasi wanita di Indonesia sudah mulai mendokumentasi kasus-kasus pemerkosaan selama kerusuhan rasial Mei 1998 yang mengakibatkan kejatuhan rejim Suharto. “Kerusuhan itu direncanakan, dikendalikan, dan disengaja.”, demikian kata Sita Kayam, seorang pekerja sosial dengan nada marah. Ia adalah seorang rekan kerja sebuah oraganisasi wanita di Jakarta. Ratusan wanita Tionghoa telah diperkosa selama kerusuhan sekejap yang melanda ibukota Jakarta, juga di setiap kota-kota besar berbagai provinsi.

Menurut dokumentasi, korban-korban yang mayoritas adalah etnis Tionghoa itu mengatakan bahwa pemerkosa mereka itu kebanyakan mengenakan seragam. Para pemerkosa itu mengatakan, “Sekarang giliran kamu, karena kamu China dan bukan Muslim!”, demikian kata seorang korban menurut psikolog Yayasan Kalyana Mitra.

Segala bentuk kekerasan seksual yang selama ini hanya kita bisa bayangkan, kini benar-benar terjadi, kata Sita Kayam. “Dan kami jadi yakin kalau ini semua bukan kebetulan. Semua kegiatan mempermalukan perempuan Tionghoa ini direncanakan dan diorganisasi dengan sekasama.

Ratusan korban telah mengadu ke organisasi-organisasi wanita. “Rumah saya terbakar.”, cerita Helen Chang dengan ragu-ragu. “Kami menyelamatkan diri ke halaman. Saat itu datang beberapa laki-laki pribumi. Mereka mengenakan kaos dan celana seragam. Mereka membanting saya ke tanah lalu mereka satu per satu memperkosa saya.” Kemudian, kata ibu berusia 44 tahun ini, tanpa daya ia harus melihat bagaimana ketiga anak perempuannya ikut diperkosa.

Para perkerja sosial di klinik-klinik psikologi dan organisasi-organisasi wanita bersama-sama mendapatkan gambaran yang cukup serupa. Kebanyakan korban 98% adalah etnis Tionghoa, diperkosa antara 13–15 Mei 1998, juga 18–19 Mei 1998. Para pelaku menurut laporan berpotongan rambut ala militer dan mengenakan bagian-bagian dari pakaian seragam militer. Mereka selalu muncul dalam bentuk kelompok-kelompok. Jumlah perkosaan di kota-kota di luar Jakarta baru pada saat itu meningkat.

Para psikolog di pusat-pusat pertolongan untuk korban perkosaan berusaha susah payah agar para korban yang trauma mau berbicara. “Kebanyakan wanita-wanita dan gadis-gadis mengalami perlakuan yang terlalu kasar dan mereka takut para pelaku membalas dendam.” kata Rita Kolibonso dari organisasi wanita Mitra Perempuan. Di antara korban terdapat yang berusia 13 tahun sampai 72 tahun.

Komandan Polisi Jakarta Pusat, Lettu Iman Haryatnam telah meminta pada para Amoi korban kekerasan seksual ini untuk melapor. Panglima ABRI, Jendral Wiranto menjanjikan suatu penyelidikan dengan cara mengajukan rencana pembuatan pos-pos. Para Fankui pelaku pemerkosaan tampaknya tahu bahwa suatu penyelidikan tengah dimulai. Romo Sandyawan dari badan sosial Katholik di Jakarta mendapat kiriman pos sebuah granat tangan dan tulisan agar ia menghentikan kegiatan dokumentasi.

Organisasi-organisasi hak azasi manusia mendapat peringatan melalui telepon, “Kami sudah mengirimi Sandyawan sebuah granat. Kamu mau dikirim lebih banyak?” Sandyawan sudah mempublikasikan data diantaranya, wanita-wanita Amoi yang diperkosa lalu dilemparkan ke dalam bangunan yang tengah dilalap api. Albert Hasibuan, anggota Komnas HAM bersumpah akan mengusut pelanggaran berat HAM ini sampai tuntas. “Kami tidak bisa membiarkan kejahatan ini tidak mendapat hukuman, bahwa kita manusia karena motif politik jadi bertingkah laku lebih rendah dari binatang.


 



Anak Kerat Kepala Ibu Sendiri

Tuesday, December 31, 2013 · 0 Puteri amani

Memang sungguh kejam apabila seorang lelaki ini dipercayai bertindak kejam membunuh ibunya. Tidak cukup itu lagi, dia mengerat tubuh ibunya. Bagi kita ia merupakan satu tindakan jenayah yang tidak berperikemanusiaan. Bukankah ibu itu patut disayangi dan dihormati bukan seperti apa yang berlaku sekarang ini. Kejadian bunuh seperti ini dianggap seperti satu permainan pula pada zaman ini. Semoga kita dielakkan daripada perkara sedemikian.
relevan
New York: Foto mengerikan menunjukkan seorang lelaki dari Bronx yang dituduh membunuh dan mengerat tubuh ibunya sambil tersenyum dan mempamerkan kepala si mati didedahkan di akhbar semalam.
Bahsid McLean, 23, bergaya di depan cermin bilik air memegang kepala ibunya, Tanya Byrd yang masih berlumuran darah, seperti trofi, dan menggunakan telefon bimbitnya untuk mengambil gambar mengerikan itu sebagai kenang-kenangan.
Gambar itu disiarkan akhbar New York Post, semalam. McLean dituduh membunuh Tanya, 45, selepas satu pertengkaran di mana si ibu memberitahu anak lelakinya itu agar menjadi matang dan berpindah keluar dari apartmen mereka. Menurut polis, foto mengejutkan itu hanya satu daripada beberapa imej yang ditemui dalam telefon bimbit McLean. Polis berkata, selepas McLean menikam ibunya, dia mengerat tubuh mangsa dengan gergaji.
Dia dan rakannya kemudian memasukkan bahagian tubuh mangsa ke dalam tiga beg sampah, sesetengahnya dizip dalam bagasi dan dibuang sekurang-kurangnya di empat lokasi di Morrisania.
McLean yang tampil di mahkamah Jumaat lalu untuk menghadapi pertuduhan, mendakwa dia tidak melakukan apa-apa kesalahan.
Dengan memakai beg plastik sampah berwarna hitam ke mahkamah kerana kerap terkencing, dia ditahan bagi mengelak membunuh diri selepas serangan mengerikan terhadap ibunya awal minggu lalu. Lelaki menghidap sakit mental itu memberitahu hakim dia cuba membantu ibunya yang sakit.
Ketika kemunculan di mahkamah, McLean melakukan beberapa aksi ganas dan dia ditahan tanpa ikat jamin.
“Dia benar-beanr sakit,” kata sumber polis kepada New York Post.
“Ia tindakan yang menakutkan. Lelaki terbabit memang betul-betul sakit mental kerana melakukan perbuatan kejam itu.” Gambar mengerikan itu ditemui polis dalam telefon bimbitnya dan pengakuan awalnya mendorong kepada tuduhan membunuh Rabu lalu.

Crdt sumber


Ngeri! Ribuan Lintah Serang Mayat Wanita

Sunday, December 29, 2013 · 0 Puteri amani

Kadar gejala seks bebas kian meningkat dalam masyarakat hari ini. Lebih menyedihkan ianya bukan sahaja melibatkan remaja malah lebih ramai di kalangan individu dewasa yang bujang mahupun yang telah berkahwin! Seperti yang pernah penulis kisahkan tentang kecurangan isteri dan balasan yang diterima akibat perbuatan menduakan suami, kini sekali lagi penulis ingin menceritakan azab seksa seorang wanita yang berkahwin tetapi masih melakukan seks bebas.

Kisah ini diceritakan kepada penulis oleh Bomoh Pakar Rawatan Sakit Cinta, En. Idris Zakaria yang kini menetap di Kampung Tasik Berangan, Pasir Mas, Kelantan. Kini beliau bergiat cergas berikhtiar mengubati masalah rumah tangga dan masalah cinta tidak kesampaian, mendapat cerita ini dari kes-kes yang telah diadukan kepadanya. Semoga kita mendapat manfaat dan pengajaran darinya.

“Dalam saya merawat seorang pesakit, saya telah dikhabarkan satu kisah tragis mengenai seorang isteri curang. Jamilah isteri kepada Husin masih jelita walaupun telah beranak pinak. Beliau pandai bergaya, bertudung litup, berkulit putih dan memiliki bentuk badan yang menarik. Jamilah mendapat sumber kewangan dengan cara berniaga kecil-kecilan iaitu dengan menjual beras seludup dari Thailand bagi membantu suami yang ketika itu hanya seorang petani di kampung.

Ketika itu kegiatan penyeludupan beras tidak dikawal oleh kerajaan seperti sekarang maka ramai para wanita melibatkan diri dengan berniaga beras seludup dari Thailand. Pendapatan hasil penjualan beras seludup tidak seberapa hanya boleh menampung hidup seharian sahaja.” Jelas En.Idris.

Suami Jamilah Husin berumur 50an ( bukan nama sebenar ) merestui pekerjaan isterinya itu. Husin juga nampak tidak selincah isterinya, beliau berjiwa lembut dan menurut apa sahaja kata isterinya tanpa banyak bantahan. Semakin lama peranan Husin sebagai ketua keluarga semakin pudar dek ketidaktegasan dirinya terhadap Jamilah yang semakin bebas ke sana ke mari.

Husin baik dan jujur orangnya dan tidak banyak perangai. Jamilah keluar masuk rumah dan melakukan pekerjaan kadang-kadang pulang lewat malam bahkan pernah juga tidak pulang untuk sehari dua tidak menjadi masalah pada Husin. Husin percaya akan apa yang Jamilah lakukan demi mencari wang dan membela nasib keluarganya.

Ramai wanita sekitar kampung Jamilah melakukan pekerjaan menjual beras seludup namun ianya hanya sekadar boleh menyara kehidupan ala kadar sahaja. Berbeza dengan Jamilah yang menampakkan sedikit mewah dengan gelang dan rantai emas yang banyak pada tubuhnya. Ramai orang mempertikai akan kelebihan Jamilah menampakkan mewah sebegitu. Maka ada beberapa orang yang ingin tahu bagaimana dia bekerja, sedangkan ramai  juga yang melakukan pekerjaan sama namun tidak semewah Jamilah.

Semenjak itu banyak mata yang mengintip setiap pergerakan Jamilah tanpa disedarinya. Pada mula-mulanya rahsia Jamilah terbongkar ketika pihak Imigresen Thailand membuat pemeriksaan di sempadan maka tertangkap beberapa orang yang cuba menyeludup masuk beras dari Thailand termasuklah Jamilah ditahan sama ketika itu.

Namun setelah beberapa jam kemudian nampak Jamilah dilepaskan oleh seorang pegawai kastam Thailand dengan muka yang senyum dan beras seludupnya juga selamat dibawa balik ke Malaysia. Beberapa orang lain yang menyeludup masuk beras terpaksa membayar denda dan beras terpaksa dirampas Sikap tidak puas hati rakan-rakan penyeludup lain mula membuak-buak mengapa Jamilah terlepas sedangkan mereka menerima nasib sebaliknya. Maka siasatan dibuat oleh beberapa orang yang tidak puas hati berkenaan. Maka pada suatu hari mereka mendapat tahu rupa-rupanya Jamilah telah memberikan rasuah dengan Pegawai Kastam Thailand berkenaan dengan meniduri dirinya.

Malah rasuah tersebut bukan sekali dua bahkan telah banyak kali berlaku setiap kali tidak boleh membolosi diri ditahan Kastam Thailand di sempadan. Tidak lama kemudian dapat lagi berita mengatakan Jamilah juga membuat perniagaan sampingan ketika berada di Thailand. Rupa-rupanya Jamilah memperdagangkan tubuhnya sebagai pelacur dengan lelaki Thailand. Maka tidak mustahil Jamilah mampu membeli emas yang banyak.

Maka heboh diceritakan akan kisah Jamilah yang sedemikian rupa, orang ramai  tidak hairan dengan kemewahan yang Jamilah miliki malah dicemuhi dan dipandang jijik terhadapnya oleh orang kampung serta masyarakat setempat. Tergamak Jamilah melakukan perkara terkutuk sedemikian semata-mata mencari sedikit kemewahan. Husin telah diberitahu gejala isterinya itu namun Husin tidak percaya cerita sedemikian dan membuat tidak tahu sahaja.

Husin yang sudah lewat 50an mungkin juga tidak segagah dahulu lagi manakala Jamilah berusia lewat 40an masih bernafsu tidak mustahil ianya satu perlakuan yang terdesak disamping minat pada wang. Husin hanya berserah pada Allah, hendak menuduh isterinya curang beliau tidak mempunyai cukup bukti dan tidak melihat dengan mata kepala sendiri.

Selang beberapa tahun kemudian Jamilah diserang sakit kepala lalu demam dan jatuh sakit. Makin hari makin teruk sakit Jamilah. Selang beberapa minggu kemudian Jamilah mengalami nazak yang teruk. Pada hari sakaratul maut Jamilah dikatakan menyalak seperti anjing untuk beberapa kali kurang daripada sepuluh salakan sebelum nyawanya habis. Jamilah habis nyawa dalam keadaan menyedihkan matanya terbeliak manakala lidahnya terjelir. Ahli keluarga yang berkumpul turut merasa pelik akan kelakuan Jamilah menyalak sebelum menghembuskan nafas terakhir dan mati dalam keadaaan yang sebegitu.

Upacara kematian seperti biasa orang kampung lakukan bagi menyempurnakan  jenazah Jamilah. Setelah dikafankan liang lahad disukat dan digali tibalah masa untuk dikebumikan. Sebaik sahaja jenazah Jamilah dimasukkan ke liang lahad tiba-tiba didapati panjang liang lahad itu tidak mencukupi untuk menyimpan mayatnya. Mayat Jamilah diukur semula dan liang lahad di panjang sekali lagi namun masih tidak cukup panjang lagi. Diulangi kali ketiga dipanjangkan lagi liang lahad itu pun begitu juga masih tidak cukup panjang. Satu kejadian luar biasa telah berlaku mayat Jamilah disimpan begitu tanpa memanjangkan lagi liang lahadnya.

Setelah semua keluarga pulang ke rumah tiba masa untuk Husin membuat sijil  kematian Jamilah pada hari itu juga. Bila diminta kad pengenalan daripada anak perempuannya kata anaknya itu, “Allah, abah sewaktu mengkafankan mayat ibu saya terletak kad pengenalan atas jenazah mak, bermakna kad pengenalan itu ada bersama mayat mak dalam kubur” Husin agak terganggu memarahi anak perempuannya itu namun terpaksa memanggil penggali kubur di situ agar menggali kembali liang lahad kubur arwah Jamilah yang baru beberapa jam dikebumikan tadi.

Maka kubur itu digali semula, alangkah terkejutnya beberapa orang yang mengikut Husin termasuk diri saya sendiri melihat mayat Jamilah telah didatangi beberapa ekor ulat seperti lintah namun bertaring menggigit tubuh mayat Jamilah. Husin mengenepikan beberapa ekor ulat itu beberapa kali namun ulat yang sama itu kembali ke tempat asal di mana ianya menggigit tubuh mayat Jamilah tadi. Kejadian itu amat pelik sekali.

Setelah itu mayat Jamilah terpaksa dipusingkan agar tangan boleh diseluk ke dalam bungkusan kain kafannya untuk mendapatkan kad pengenalannya. Dalam mengiringkan mayat Jamilah itu sekali lagi kejutan berlaku. Terdapat beribu-ribu ekor ulat seperti lintah bertaring itu berada di bawah mayat Jamilah . Segera kami menimbusnya kembali setelah berjaya mendapatkan kad pengenalannya itu.

Saya tidak dapat membayangkan akan apakah rahsia sebenarnya kejadian yang Allah pertunjukkan sebegitu. Namun saya terasa agak seram dan insaf bila melihat kejadian aneh sebegitu buat pertama kali dalam sejarah hidup saya. Di dunia lagi Allah sudah menunjukkan azabnya apatah lagi diakhirat kelak.

Saya boleh memberikan gambaran atas kejadian begitu bahawa kita manusia tidak boleh lari daripada azab pembalasan jika melakukan salah yang besar atau dosa yang besar. Bagi isteri-isteri tetapkan iman, jangan berlaku curang pada suami kita nescaya dosanya amatlah besar.

Dosa berzina sudah cukup besar tidak tertanggung bagi yang masih bujang, apatah lagi wanita yang bergelar isteri melakukan zina. Nauzubillah…hanya Allah sahaja yang mengetahui akan azabnya kelak.

Di dunia lagi sudah Allah tunjukkan maka sama-sama kita ambil iktibarnya supaya ianya tidak berulang lagi dimasa hadapan pada diri kita atau keluarga kita, minta disisihkan Allah.

p/s: Tak tau lah sejauh mana kebenaranya…sekadar untuk dijadikan tauladan kepada kita semua. - sumber



Gambar Ngeri Gadis Kemalangan Akibat Tidak Pakai Tali Pinggang Keselamatan

Wednesday, December 18, 2013 · 0 Puteri amani

Gambar gadis ini dirakam setelah kejadian kemalangan jalan raya. ianya berpunca daripada tidak memakai tali pinggang kereta . jadi dengan adanya gambar ini , ianya dapat memberi pengajaran kepada anda dan rakan anda di facebook , supaya selalu menggunakan tali pinggang kereta ... sharekan sebagai pengajaran


  








sama - sama kita beringat antara satu sama lain - sebarkan ..



Pelajar Maahad Tahfiz Mati Tergantung Di Dalam Tandas Kejadian Berlaku Di Kelantan

Sunday, December 15, 2013 · 0 Puteri amani

Misteri bau busuk dalam tandas asrama di sebuah sekolah di Kok Lanas pagi semalam, terbongkar apabila penyelia asrama terbabit, menemui mayat seorang pelajar dalam keadaan tergantung dengan kain pelekat dalam tandas yang terkunci.


[Gambar ] Pelajar Maahad Tahfiz Mati Tergantung Di Dalam Tandas Kejadian Berlaku Di Kelantan

Penyelia terbabit, Zul Atfi Mohamad, 37, berkata, sebagai rutin setiap pagi dia melakukan pemeriksaan bersama pengetua sekolah bagi meninjau setiap keadaan kawasan sekitar sebelum pelajar memulakan kelas al-Quran pada setiap pagi selepas bermulanya cuti sekolah awal Disember lalu.

[Gambar ] Pelajar Maahad Tahfiz Mati Tergantung Di Dalam Tandas Kejadian Berlaku Di Kelantan
Menurutnya, hanya apabila sampai di kawasan bilik air di tingkat bawah, dia tercium bau yang amat busuk dan mendapati pintu salah sebuah tandas dalam bilik air asrama terkunci dari dalam.

“Curiga dengan keadaan itu, saya mengambil kerusi yang berada di luar dan cuba memanjatnya bagi meninjau keadaan dari dalam tandas yang terkunci itu.
[Gambar ] Pelajar Maahad Tahfiz Mati Tergantung Di Dalam Tandas Kejadian Berlaku Di Kelantan
“Ketika saya memanjat dinding bilik air berdekatan dengan siling tandas, saya mendapati mayat seorang lelaki separuh bogel dengan hanya memakai baju dan jaket manakala lehernya diikat dengan kain pelekat tergantung dalam tandas dan terdapat kesan darah dan najis di lantai bilik air itu,” katanya.

Kata Zul Atfi lagi, sebelum ini sepanjang lima hari bertugas di situ, dia turut melakukan pemeriksaan di seluruh kawasan termasuk di bilik air ini hampir setiap hari bermula Selasa lalu, namun tidak pula tercium bau busuk.
[Gambar ] Pelajar Maahad Tahfiz Mati Tergantung Di Dalam Tandas Kejadian Berlaku Di Kelantan
“Apa pun pihak sekolah menyerahkan kes ini kepada polis untuk tindakan lanjut bagi mengenal pasti identiti mangsa,” katanya.
Ketua Polis Daerah Kota Bharu, Asisten Komisioner Azham Othman berkata, sehingga ini pihaknya sudah mengenal pasti mayat mangsa dan hasil semakan yang dibuat melalui pengetua sekolah itu, mendapati salah seorang pelajar lelaki yang berusia 16 tahun tidak pulang ke rumah.
[Gambar ] Pelajar Maahad Tahfiz Mati Tergantung Di Dalam Tandas Kejadian Berlaku Di Kelantan
“Pihak sekolah telah menghubungi keluarga mangsa dan difahamkan pelajar itu tidak pulang ke kampungnya di Pasir Mas, selepas cuti bermula pada 7 Disember lalu,” katanya.
Berdasarkan pengecaman yang dilakukan oleh kedua-dua ibu bapa mangsa, mereka sudah mengenal pasti dan mengecam pakaian serta cermin mata yang dijumpai di tempat kejadian.

[Gambar ] Pelajar Maahad Tahfiz Mati Tergantung Di Dalam Tandas Kejadian Berlaku Di Kelantan
“Dari hasil siasatan terhadap mayatnya, pelajar itu sudah tiga hari berada dalam keadaan demikian. Melalui pengamatan yang dijalankan, kejadian terbabit tiada kaitan dengan unsur jenayah dan kes diklafikasikan sebagai kematian mengejut,” katanya- Sinar harian



Gali Kubur Dan Rogol Mayat Sepuas Puasnya

Friday, December 6, 2013 · 0 Puteri amani

Wanita di bawah ini telah dibunuh dan mayatnya telah dibedah. Selepas itu beliau ditanam di kubur yang ditetapkan. Kemudian, entah ada mamat mana yang sangap sangat dekat beliau pergi korek balik mayat beliau lalu rogol puas-puas. Hobi merogol mayat dipanggil sebagai necrophilia dalam bahasa penjajah.







Suspek Curi Duit Tabung Masjid Di Pukul Sehingga Mati.

Thursday, December 5, 2013 · 0 Puteri amani


Seorang remaja lelaki maut akibat dipukul empat lelaki yang berjaya mencekupnya ketika sedang mencuri wang tabung di sebuah masjid di Pandan Indah awal pagi semalam. 



Dalam kejadian jam 5 pagi itu, mangsa berusia 20 tahun dikatakan cuba melawan untuk melepaskan diri, namun berjaya ditangkap.

Hasil soal siasat dilakukan penduduk, mangsa mengaku cuba mencuri wang menggunakan dawai sebelum dipukul sehingga setengah mati.

Ketua Polis Daerah Ampang Jaya Asisten Komisioner Amiruddin Jamaluddin berkata, sejurus menerima maklumat berhubung kejadian 10 minit kemudian, sepasukan anggota unit peronda polis (MPV) dikejarkan ke lokasi dan menahan mangsa selain turut merampas dawai yang dipercayai digunakan untuk mencuri.

“Sebaik tiba, polis mendapati mangsa sudah tidak berdaya dipercayai dipukul.

Pemeriksaan lanjut oleh pasukan forensik yang tiba telah menemui sebatang kayu dipercayai senjata digunakan untuk memukul mangsa.

“Mangsa kemudian dihantar ke Hospital Ampang bagi rawatan dan disahkan meninggal dunia pada jam 11 pagi hari sama akibat kecederaan parah di kepala, badan dan tangan serta kaki dipercayai dipukul menggunakan objek tumpul,” katanya.

Amiruddin berkata, polis turut menahan empat penduduk terbabit terdiri daripada dua lelaki tempatan masing-masing berusia 27 dan 39 tahun, manakala dua lelaki warga asing berusia 19 dan 20 tahun bagi membantu siasatan mengikut Seksyen 302 Kanun Keseksaan kerana membunuh. sumber




Mangsa Rogol Disumbat Dengan Batang Tebu

Wednesday, December 4, 2013 · 0 Puteri amani

Vanusia Silva Pereira adalah penagih dadah dan tidak cenderung untuk hidup lama di Brazil. Pengedar dadah Brazil tidak peduli jika anda masih muda atau tua, lelaki atau perempuan - jika anda berhutang mereka wang dan tidak membayar dalam masa, atau jika anda cuba untuk lalu lintas di kandang mereka, mereka akan membunuh anda









sumber


Blog Puteri Amani

Penafian: Blog puteri-amani.blogspot.com tidak akan bertanggungjawab di atas apa-apa kehilangan atau kerugian oleh penggunaan maklumat dari blog ini. Sebarang komen di blog ini adalah dibawah tanggungjawab pemberi komen. puteri-amani.blogspot.com tidak akan bertanggungjawab jika timbul sebarang masalah dari komen yang diberikan. Segala artikel, gambar dan video dalam blog ini bukan hak milik sepenuhnya puteri-amani.blogspot.com, ia diambil dari pelbagai sumber seperti yang dikreditkan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Iklan

.

Followers

SponSor By Nuffnang

Iklan

.

Traffic Visit